AS Roma Berhasil Menaklukkan Barcelona Dengan Score 3 – 0

0
33

Pertandingan leg kedua pada babak perempat final Liga Champions 2017-18 kembali mempertemukan AS Roma dengan Barcelona. Pertandingan ini dilangsungkan di Stadio Olimpicop.

Roma yang tampil spartan mampu membuktikan bahwa segalanya bisa terjadi dalam sepakbola. Roma bisa membalik situasi dan meraih kemenangan 3-0 untuk menyingkirkan Barca. Gol-gol Roma dicetak oleh Edin Dzeko, Daniele De Rossi, dan Kostas Manolas.

AS Roma membuktikan diri bahwa mereka memang belum menyerah meski sudah tertinggal agregat cukup jauh. Roma langsung tampil menyerang sejak awal dan mampu membuka skor saat pertandingan baru berjalan enam menit.

Daniele De Rossi melihat pergerakan Edin Dzeko di sisi kanan. De Rossi lalu mengirim umpan lambung. Dzeko bisa lolos dari pengawalan Jordi Alba dan Samuel Umtiti dan kemudian mampu mencetak gol pembuka, menaklukkan Ter Stegen.

Roma semakin bersemangat dengan gol cepat yang mereka ciptakan itu. Sebaliknya, Barca seperti bermain tanpa semangat dan organisasi permainan mereka juga sangat buruk dibanding biasanya.

Memasuki babak kedua, Roma semakin menggila dengan serangan-serangan mereka. Barca dibuat kerepotan dan tak seperti biasanya, mereka tak bisa menunjukkan respon yang bagus. Barca seperti membiarkan saja Roma mengembangkan permainan.

Situasi itu akhirnya membawa mimpi buruk bagi tim tamu. Gerard Pique menarik tangan Edin Dzeko sampai terjatuh di kotak terlarang. Wasit lansung menunjuk titik putih dan kartu kuning untuk Pique. Penalti diselesaikan dengan sempurna oleh De Rossi dan mengubah skor menjadi 2-0, agregat 3-4.

Gol AS Roma kembali tercipta pada menit ke-83. Berawal dari sepak pojok, bola kiriman Cengiz Under bisa ditempatkan dengan cerdas oleh Kostas Manolas ke tiang jauh. Manolas berhasil mengelabui Semedo yang bertugas mengawalnya. SKor 3-0, agregat 4-4

Sampai laga berakhir, skor ini tetap bertahan. Dengan demikian, AS Roma yang berhak lolos ke semifinal Liga Champions dengan agregat 4-4, tetapi unggul dalam agresivitas gol away. Situasi ini agak mirip dengan ketika Barca menyingkirkan PSG musim lalu di babak 16 besar UCL. Bedanya, kali ini nyaris tak ada kontroversi yang menyertai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here